Minggu, 24 Juli 2011

Untuk Seseorang yang Saya Kagumi..


Ini adalah cerita tentang seseorang yang sangat meng-inspirasi hidup saya.

cerita tentang seorang manusia yang sekarang telah berumur 60 tahun,tapi masih terlihat sangat muda. Bisa dilihat dari foto diatas. tak seperti lelaki berumur 60 tahun,kan!?? seorang lelaki yang kuat,tangguh dan perkasa. Semuanya terlihat dari cerita yang akan saya tuturkan beberapa saat lagi.

kisah dimulai dari waktu beliau lahir tahun 1951.anak (hampir) terakhir dari sebuah keluarga petani di desa terpencil itu diberi nama SUPARMO.Beliau Sekolah di sebuah SD yang jaraknya 5-6 kilometer dari rumahnya. Itu adalah SD yang paling dekat dengan rumahnya. setiap pagi,beliau berangkat jalan kaki dari rumah menuju SD. hanya dia dan adiknya,anggota keluarga itu yang merasakan sekolah diantara ke-7 saudaranya.sebelum sampai di sekolah,biasanya beliau mengambil ubi sekitar jalan-jalan yang dilewati,buat makan di rumah nanti.setelah sekolah pun,beliau melakukan beberapa pekerjaan seperti mengangkat pasir dan memecah batu,untuk membantu keuangan di keluarga tersebut. setiap hari banyak pekerjaan yang dilakukan hanya untuk bisa makan. Yang terkadang hanya bisa makan-makanan yang kurang layak untuk dimakan. membayangkan memakan tikus atau jangkrik bakar dimakan aja udah terlalu eneg di mata saya. tapi waktu musim kemarau panjang,memang tidak ada makanan yang layak dimakan selain itu semua.

dari mulai SD,beliau sudah bisa menghidupi diri sendiri. hanya untuk pendidikan saja,beliau masih tergantung pada orang tuanya. itu pun harus menunggu 6 bulan,waktu sawah garapan keluarganya panen,baru bisa bayar uang sekolah.

Singkat cerita (karena terlalu berat diceritakan tentang penderitaannya->baca : PERJUANGANNYA ),akhirnya beliau bisa lulus dari SMA. waktu SMA ini pun lebih keren lagi. harus berjalan 14 kilometer dari rumah menuju SMA. Ini adalah satu-satunya SMA yang ada di kota tersebut.selain belajar,masih harus bekerja keras agar bisa makan dan membiayai sekolah sendiri.

setelah lulus,masuk ke perguruan tinggi untuk akhirnya menjadi seorang guru SD di sebuah kota kecil. Gaji pertamanya waktu itu 600 rupiah. dan itu diberikan semua kepada orang tuanya. Diantara pembaca sekalian pasti ada yang berfikir kalau gaji segitu udah sangat banyak (di tahun itu). hanya saja,mungkin kalau di-convert di jaman sekarang,gaji itu hanya berkisar 200-300 ribu'an.gaji yang sangat kecil,kan!?

Lanjut lagi,beliau akhirnya bertemu dengan seorang wanita yang sekarang telah menjadi istri beliau selama hampir 30 tahun. beliau melamar pun dengan keadaan yang pas-pas'an. Entah,atas pertimbangan apa,orang tua si wanita mengijinkan untuk menikahkan putri sulungnya itu dengan seorang laki-laki yang belum jelas nasib dan masa depannya. akhirnya,pasangan tersebut menikah dan tinggal di kota tempat sang laki-laki bekerja. kebetulan,sang istri juga akhirnya bekerja menjadi guru SD di daerah tersebut.

Beliau mempunyai 4 orang anak. anak pertama adalah seorang laki-laki yang akhirnya lulus dari sebuah perguruan tinggi di Solo jurusan FKIP. sekarang bekerja menjadi seorang guru SMP ternama di daerahnya. anak kedua adalah seorang wanita yang lulus dari jurusan FKIP Matematika di sebuah perguruan tinggi di Solo. beberapa kali mengajar di SMP,tapi akhirnya menetapkan pilihan untuk menjadi guru SD di tempat sang ibu mengajar. Anak ketiga seorang laki-laki.sayangnya,hanya memiliki umur beberapa tahun,karena akhirnya meninggal dunia karena sakit. Anak keempat adalah seorang laki-laki yang lulus dari perguruan tinggi di Solo juga dari jurusan Ekonomi. akhirnya sekarang menjadi pegawai di sebuah perusahaan perkebunan terbesar di Indonesia,di daerah Surabaya.

Setelah memiliki 3 orang anak,pasangan suami istri tersebut menginginkan 1 orang anak lagi. dari Laki-laki,Wanita,Laki-laki.yak,mereka menginginkan anak terakhir adalah seorang wanita. sayangnya,anak terakhir yang lahir adalah seorang laki-laki. Mereka memberikan nama yang baik kepada sang anak ini dengan nama YOGIEK INDRA KURNIAWAN. Yogiek dalam bahasa jawa berarti 'ANAK'. agar anak ini memang benar-benar menjadi anak yang diinginkan dalam keluarga ini.

Ayah adalah orang yang lembut tetapi tegas. tidak seperti ayah-ayah kebanyakan. Bahkan,di keluarga kami,Ibu lebih keras daripada Ayah. Beliau Rajin sholat di masjid dekat rumah. menjadi ketua RT lebih dari 15 tahun. Beliau orang yang sangat sayang kepada anak-anaknya,terutama pada anak terakhirnya. hampir setiap keinginan anaknya,selalu dituruti oleh ayah ini. Pernah,suatu ketika, sang anak terakhir meminta Laptop, maka sang ayah dengan pidatonya yang menggebu-gebu, memarahi anaknya tersebut.tapi,3 hari setelah itu,tiba2 menyuruh anak pertamanya untuk membelikan laptop untuk sang anak terakhir.Yang membuat saya bangga dengan sang ayah ini adalah perjuangan beliau dari tidak memiliki apa-apa hingga bisa menyekolahkan ke-4 anaknya hingga selesai perguruan tinggi semua. walaupun hanya seorang guru SD,tapi punya keinginan bahwa anaknya harus memiliki pendidikan yang lebih tinggi daripada dirinya. Tak terhitung,sudah berapa sapi,tanah,mobil dan harta lain yang dikorbankan untuk hanya menuruti keinginan sang anak terakhir yang ingin kuliah di Sebuah perguruan Tinggi mahal di kota Bandung.

Satu keinginan sang ayah dan ibu tentang anak-anaknya adalah bukan memiliki harta yang banyak.tapi, salah satu anaknya bisa menjadi seorang dosen di sebuah perguruan tinggi. Permintaan yang sangat simple,karena dengan menjadi dosen,menurut mereka itu sudah mengangkat Harkat dan dejarat mereka yang hanya seorang Guru SD biasa di Kota terpencil pula. Dengan begitu,ada yang bisa dibanggakan kepada teman-teman dan keluarganya.(padahal,jadi dosen juga biasa aja,sih..) Anak pertama kedua dan ketiga pun tidak ada yang mau dan bisa.

akhirnya,diserahkanlah tugas itu kepada sang anak terakhir yang baru saja lulus dari sebuah perguruan tinggi di bandung.

Ini cerita yang aneh,sih.waktu setelah lulus,sang anak terakhir pulang ke kampungnya.berbicara kalau ingin bekerja di perusahaan-perusahaan macam Telkomsel,Indosat,atau Telkom. tapi,pada suatu hari,sang ayah dan ibu mengutarakan maksudnya agar sang anak mau menjadi dosen. entah keajaiban darimana,2 hari setelah itu,sang anak mendapat sms dari temennya agar menggantikan dia untuk menjadi dosen di sebuah perguruan tinggi di Bandung. what the hank!???

bahkan,sekarang ketika sang anak diminta untuk masuk S2 pun,seperti tidak ada halangan yang berarti.

dahulu,waktu masih tidak berniat jadi dosen.sang anak melamar ke berbagai macam perusahaan. 9 perusahaan dimasuki,Telkomsel lolos sampai tes terakhir. 7 gagal di tes Toefl. Yak,itu memperlihatkan betapa buruknya bahasa Inggris anak ini. saat mendaftar S2 pun ada tes Toefl,tapi entah kenapa tes Toefl yang pertama dijalani untuk S2 itu langsung menghasilkan nilai Toefl terbesar yang pernah anak itu raih.

Dengan tidak sepenuh hati,sang anak menerima pekerjaan itu. tapi,pada suatu hari sang anak akhirnya diceritakan tentang perjalanan hidup sang ayah dalam sekolah, bekerja dan menyekolahkan anak-anaknya. aku tak pernah menyangka kisah masa muda ayah seperti itu. beda sekali dengan segala kenyamanan yang pernah aku terima selama ini. Akhirnya semua itu yang membuat hati sang anak mulai teguh untuk menyanggupi apapun permintaan kedua orang tuanya tersebut..

Ketika Ayah dan Ibu-mu Ridho terhadapmu,apapun bisa kamu raih. Maka Ridho-lah atas ketentuan yang diberikan oleh-Nya,dan berbaktilah engkau kepada kedua orang tuamu.

Cerita untuk sang ayah Tercinta.
Aku sayang padamu dan akan selalu merindukan segala hal tentangmu.
Semoga kita dipertemukan dalam surga-Nya Kelak.

Amin.

2 komentar:

Anonimmengatakan...

curhat pak ? hmmmm nice :)

tya mengatakan...

wow, life sign kak yogiek..

Posting Komentar