Senin, 19 Juli 2010

Training ESQ Hari 2,Tubuh Bergetar!!!

demi matahari dan sinarnya di pagi hari
demi bulan apabila mengiringi
demi siang apabila menampakkan diri
demi malam apabila menutupi
demi langit dan seluruh pembinaannya
demi bumi dan segala penghamparannya
Allah mengilhamkan sukma kebaikan dan sukma kefasikan pada hati setiap manusia
beruntunglah orang yang menyucikannya
merugilah orang yang mengotorinya

yah,kalimat-kalimat tersebut diucapkan dengan lembut oleh Bapak Ramdani dengan muka cerahnya saat membuka Training ESQ hari kedua ini..
dan seperti biasa.
saat kata-kata itu keluar,pasti ada adegan nangis2nya.
bahkan,saat di sesi terakhir, baru saja pak Ramdani mengeluarkan kalimat pertama dari Surat Asy-Syams tersebut,sudah ada yang nyeletuk,"yah,nangis lagi,neh!" atau "Handuk,,Handuk!!" atau "Minta Tisunya,,Tisu!!"
sampe pada akhirnya,di sesi terakhir,Pak Ramdani tidak melanjutkan kalimat pertama tersebut karena Tertawa mendengar celetukan kita..

saat sesi pertama jam 7 pagi,dimulai dengan review,tapi pada akhirnya tangis2an lagi. bahkan,di sesi pertama ini,setelah menangis habis2an,diselingi olahraga sebentar,tertawa sebentar,lalu menangis lagi..
Gila!!!

saat itu bercerita tentang kisah nabi Muhammad. cerita yang pernah aku dengar. kisah yang sering aku baca. tapi,entah kenapa saat mendengarkan sang trainer,sesak rasanya dada ini.air mata tiba-tiba keluar dengan deras. sudah aku usap berkali-kali,tapi tetap masih mengalir..
Inilah aku,Laki-laki bertubuh kerempeng dengan hati sellow seperti kapas.
hahaa,,

sesi kedua pun dimulai setelah istirahat. sesi kedua ini sekitar 1,5 jam. tapi,menurutku sesi inilah yang benar-benar menyesakkan bagiku.
sesi ini dimulai dengan melihat seberapa kecil diri ini. melihat betapa besarnya galaxy, lalu meluncur menuju partikel terkecil dalam diri kita. setelah itu,mulailah Sang trainer,Pak Ramdani dengan suaranya yang Khas,lembut tapi kadang menggelegar penuh semangat,memandu hati setiap orang yang ada disitu. kita dipandu,mulai dari saat kita "mencoba" merasakan kematian dan ditanyai oleh malaikat.setelah itu,ini yang membuatku sampe sesak nafas beberapa saat,kita membayangkan saat kita berada di Neraka,bersama dengan kedua orang tua,dan saudara-saudara. Terasa mengerikan. semua bulu kuduk merinding. kepala terngiang-ngiang (mungkin karena soundnya yang keras,kali yak!). Hingga pada akhirnya,kita diingatkan untuk bertobat. saat bertobat itu,digambarkan pertolongan Allah pun datang. kemudian kita dibawa untuk memasuki alam Surga, bersama kedua orang tua,saudara dan sahabat. Saat itu,perasaanku bahagia,cuman air mata mengalir dengan deras. kuusap dan kuusap berkali-kali,tetap terus mengalir. sampai aku tak bisa melihat karena mata ini sudah penuh dengan air mata.
lalu,bagian ini yang menurutku begitu menyesakkan!!! digambarkan Rasulullah ada di depanku. aku bersalaman dengan beliau. dan beliau tersenyum padaku. setelah itu,kali ini giliran Allah mendatangiku..
Saat dikatakan,bahwa Allah menemuiku, seluruh badanku bergetar! aku sudah tak bisa merasakan tanganku. semua seperti mati rasa. mati rasa tapi badan bergemuruh,tak bisa diam. semua bergetar,mulai dari kaki,lutut,tangan,muka,kepala..
aku tak bisa menggambarkan perasaanku saat itu. semua perasaan,seperti takut,sedih,bahagia,senang bercampur jadi satu. hanya ada dosa dan tobat yang terpikirkan dalam pikiranku saat itu..
beberapa kali Pak Ramdani menyodorkan mic ke depan mulutku. (dari awal emang sudah dikatakan,beberapa orang diantara kita akan disodori mic saat berdoa,sehingga teman-teman yang lainnya dapat meng-amin-kan).
aku tak bisa memikirkan apa-apa saat itu.aku hanya bisa berdoa,memohon ampun,mengharapkan semua yang terbaik untukku. berharap yang lain pun akan meng-amin-kan doa2ku itu.
yak,sesi ini ditutup dengan perkataan pak Ramdani yang entah itu mengutip dari hadits atau bukan,seperti ini:

"Jika engkau mencari Hati,maka carilah di 3 tempat. Saat Sholat, Saat membaca Al-Qur'an dan saat mengingat kematian. Jika di 3 tempat itu,Engkau belum juga menemukan Hati,maka berdoalah kepada Allah,karena pada saat itu,ENGKAU SEDANG TIDAK MEMILIKI HATI"

seperti biasa,di setiap akhir sesi,peserta dipersilakan berdiri dan memeluk teman-temannya untuk saling mendoakan. seperti itu pula pada akhir sesi kedua ini. tapi,disaat semua orang sudah berdiri dan saling berpelukan,ketika aku ingin berdiri,berat sekali rasanya tubuh ini. beberapa kali aku mencoba berdiri,tapi selalu terjatuh. semua badanku serasa lemas. kaki ini seperti tidak bisa menopang tubuhku. tanganku pun masih belum bisa kurasakan keberadaannya. disaat aku beberapa kali terjatuh seperti itu,Pak Ramdani turun dari panggung dan menghampiriku. memberikan sebuah pelukan hangat sambil mendoakan aku di dekat telinga sebelah kiri dan kanan. Dan aku pun menangis lagi..
saat yang lain sudah mulai meninggalkan ruangan untuk istirahat makan dan Sholat,aku masih terbujur kaku di tempat dudukku. sambil masih beberapa kali terisak-isak untuk berdoa..

sesi ketiga setelah sholat dzuhur pun dimulai dengan tertawa-tawa tapi diakhiri dengan tangisan-tangisan. mungkin,karena air mataku sudah habis dan mataku sudah perih,hingga aku hanya bisa terisak-isak tanpa bisa mengeluarkan air mata lagi..

pengalaman ini sungguh luar biasa.
belum pernah aku mengalami perjalanan spiritual sedalam dan sebegitu dahsyat seperti yang aku rasakan saat itu.
Semoga kita semua termasuk orang-orang yang selalu Istiqomah di Jalan-Nya..

Sekali lagi,aku mohon maaf atas tulisan yang begitu formal ini.
semoga tulisan ini dapat aku baca berkali-kali di suatu saat nanti.
dan semoga tulisan ini dapat mengingatkan aku,betapa diri ini penuh dengan dosa,sehingga setiap waktu adalah saat untuk bertobat kepada Allah SWT..
Sampai berjumpa di tulisan berikutnya,yang Insya Allah akan lebih "berwarna" daripada tulisan formal ini..
^O^

1 komentar:

Adi Budi Yulianto mengatakan...

ada kalanya memang seorang manusia harus menangis..

menangislah bila harus menangis..:)

tukeran link gan, sekalian follow..:)

Posting Komentar